Tiada Dukacita

Sedutan dari majlis ilmu..

Kita yang ada permulaan pasti ada kesudahan. Moga2 kesudahan kita penyudah nya baik. Moga mati kita mati dalam husnul khotimah..amiinn.

Semua kita berhajat pada Allah Taala. Diri kita ini tak cukup hanya dengan satu anggota saja. Diri tak cukup dengan penglihatan saja, dengan pendengaran saja, dengan lidah saja. Sebab semua anggota yang Allah jadikan ini kena bantu membantu untuk menyempurnakan antara satu sama lain.

Semua makhluk berhajat pada Allah kerana Allah Maha Esa. Allah yang menjadikan setiap sesuatu. Semua berlaku dengan kehendak Allah. Manusia bergantung harap pada Allah SWT.
Bergantung pada manusia, manusia akan mati. Bergantung pada harta, harta akan musnah. Kita hidup hanya bergantung pada Allah.

Iman akan dibalas Syurga. Buat persiapan untuk menghindar diri dari neraka Allah. Kena tanam sifat taqwa dalam diri untuk menghindar diri dari neraka. Taqwa itu takut pada Allah SWT. Kata ustad, takut kepada Allah itu tak sama dengan takut pada harimau. Takut pada harimau kita boleh lari cari arah lain. Namun takut pada Allah, kita tak boleh lari ke mana.

Anak2 jika kita didik dengan peraturan Allah, kita tak akan dukacita. Mati itu pasti, tak boleh nak lari. Orang yang sentiasa buat persiapan, tak akan rasa dukacita.

Kita yakin semua terbit daripada Allah. Semua harta benda dan nikmat yang ada ini akan musnah. Waspada, yang baik akan dibalas baik, yang buruk akan buruk balasannya. Rasa hebat, semua akan binasa. Kekayaan, darjat, kuasa, bijak, pandai..semua dari Allah. Diri akan berbahagia jika letak semua nikmat itu, letak atas dasar kasih pada Allah.

Cinta pada wanita..wanita tak akan cantik selama2. Cinta pada harta..harta tak akan kekal abadi.

Maka guna apa saja yang Allah beri pada kita untuk jalan Allah Taala, baru  lah kita akan rasa bahagia, tak akan dukacita.

Wallahu a'lam.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...